Arti Lambang, Sejarah, dan Pencetus Tut Wuri Handayani terlengkap

Tut Wuri Handayani – Dulu ketika masih sekolah pastinya tak ketinggalan sama kata ini atau sering mengucapkannya. Meskipun terlihat sederhana dari kalimat ini, akan tetapi mengandung makna yang sangat dalam.

Orang yang membuat slogan atau kalimat tersebut yaitu bapak pendidikan naisonal siapakah dia? Benar sekali Ki Hajar Dewantara selain itu kita sangat mudah untuk menemukan lamban atau kalimat itu. Biasanya terdapat di dasi, topi, buku atau seragam anak sekolah.

Arti Tut Wuri Handayani

tut wuri handayani

lapiedraenelzapato.com

Tut wuir handayani juga merupakan 3 semboyan yang dimana setiap semboyan memiliki arti atau makna yang berbeda-beda. Dalam bahasa jawa konteksnya berbunyi “Ing Ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani” nah itulah ketiga kalimat dari pahlawan nasional atau bapak pendidikan kita.

Semboyan dari kalimat diatas akan terbagi menjadi 3 bagian dimana setiap bagian mengandung makna yang berbeda antara lain sebagai berikut :

  • Tut Wuri Handayani yakni sebagai seorang pemimpin alias dibelakang semuanya harus bisa memberikan dorongan atau arahan yang buat anak didiknya
  • Ing ngarsa sung tuladha : yang ada di baris depan harus memberikan contoh yang baik untuk peserta didiknya
  • Ing madya mangun karsa : sebagai pemimpin ketika di tengah juga harus dapat menuangkan kreatif, aktif dan inovasi kepada peserta didiknya.

Itulah ketiga arti dari semboyan bapak pendidikan kita.

Lambang tut wuri handayani

tut wuri handayani

mediamaya.net

masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa logo atau lambang tut wuri handayani itu yang membuat kementerian pendidikan akan tetapi anggapan ini sangat salah. Karena adanya keputusan dari menteri pendidikan dan kebudayaan no. 0398/M/1977 pada tanggal 6 september tahun 1977 yang artinya sebagai berikut ini.

  • Logo bidang segi lima (yang berwarna biru) bahwa menggambarkan alam kehidupan dari pancasila
  • Buku, yang artinya buku merupakan sebagai alat atau sumber dari semua ilmu pengetahuan yang memiliki manfaat untuk kehidupan manusia.
  • Logo warna putih pada bagian ekor juga menunjukkan arti suci, yakni bersih tanpa pamrih. sedangkan warna kuning emas atau api yang menyala adalah sebuah keagungan dan pengabdian. Warna biru muda yang di bagian segi lima juga memiliki arti tak kan pernah putus dengan mempunyai pandangan yang begitu dalam.
  • Logo belencong, merupakan ibarat lampu yang semakin menerangi dalam kegelapan. Burung garuda juga merupakan contoh yang gagah perkasa, berani, mandiri dan mengarungi semua luasnya angkasa
  • Sedangkan sembboyan tut wuri handayani sebagai pelaksana dari semua sistem pendidikan di indonesia.  serta sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan untuk Ki Hajar Dewantara.

Penjelasan diatas ini semoga menambah wawasan sahabat semua agar lebih bermanfaat untuk semuanya.

Sejarah awal tut wuri handayani

Tut Wuri Handayani

polpik.blogspot.co.id

Sangat begitu banyak para pahlawan nasional kita hanya demi kemerdekaan dan kelak anak cucunya bisa hidup dengan nyaman dan aman dari tentara penjajah. Perlu kita ketahui bahwasanya perjuangan zaman dahulu sangatlah jauh berbeda dengan zaman sekarang ini.

Salah satu pahlawan tanpa tanda jasa ialah ki hajar dewantara yang disebut-sebut sebagai bapak pendidikan. Selain itu dia juga mendirikan sekolahan yang dinamai Taman siswa.

Adanya lembaga pendidikan ialah tak lepas agar supaya rakyat indonesia lebih mengenal ilmu pengetahuan baik bidang kesehatan, gografi, ekonomi dan hukum-hukum negara.

Nama asli dari Ki Hajar Dewantara adalah Raden Soewardi Soejaningrat dan serta pendiri taman siswa dan semboyan tadi.

Baca Juga : Pengertian dan Contoh Seni Rupa Murni terlengkap 

Setiap sekolah resmi yang dibawah naungan kementerian pendidikan dan kebudayaan. Logo ini diwajibkan untuk dipasang pada seragam sekolah baik anak usia dini, SD, SMP, PGRI bahkan pegawai sipil.

Pencetus Semboyan Tut Wuri Handayani

Tut Wuri Handayani

sportourism.id

Seperti yang admin sebutkan diatas bahwa pencetus semboyan Tut Wuri Handayani siapakah beliau? Raden mas suwardi suryaningrat merupakan anak bangsa dan masih keturunan ningrat keraton yogyakarta yang lahir pada tanggal 2 Mei tahun 1889, dan disebut sebagai bapak pendidikan.

Beliau berganti nama ketika umur 40 tahun dan menjadi Ki Hajar Dewanatara. Disitulah beliau meninggalkan gelar bangsawan dalam namanya.

Tujuan dari pergantian nama tersebut juga agar bisa bebas dekat atau bergaul sama rakyat biasa. Beliau juga merupakan lulusan sekolah dasar belanda yang bernama ELS. Setelah itu Ki Hajar Dewantara melanjutkan sekolah dokter bumipoetra di Stovia.

Akan tetapi beliau tidak sampai lulus karena sering sakit pada dirinya. Kemudian Ki hajar dewantara mencari pekerjaan dan diterima menjadi wartawan di beberapa surat kabar.

Beliau juga aktif dalam organisasi-organisasi sosial & politik. Sekitar pada tahun 1908 beliau telah aktif pada propaganda budi utomo yang bertujuan menyadarkan dan mensosialisasikan pentingnya kesatuan dan persatuan dalam bernegara.

Perjuangan-perjuangan beliau dalam kemerdekaan indonesia di antaranya sebagai berikut ini :

  • Mendirikan partai India
  • Membentuk komite bumipoetra
  • mendirikan perguruan taman siswa

Penjajahan Jepang

tut wuri handayani

mediamaya.net

Ki Hajar Dewantara bersama dengan K,H. Mas Mansur, Ir, Seokarno, dan Drs, Muhammad Hatta beliau ditunjuk untuk menjadi sebagai salah satu pimpinan. Pada masa itu jepang membentuk satu organisasi yang bernama PUsat Tenaga Rakyat (Putera).

Setelah indonesia merdeka dan pemerintahan telah terbentuk, kemudian Ki hajar dewantara diamanahi untuk menjadi menteri pendidikan oleh Ir . Soekarno. Sehingga dengan ini beliau jadi lebih bebas untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di indonesia.

Pada akhirnya beliau mendapatkan sebuah gelar Doktor Honori Klausa dari UGM. Tetapi setelah mendapatkan gelar, tepatnya pada 28 april 1959 beliau meninggal dunia dan dimakamkan di yogyakarta.

Karena beliau sangat berjasa pada negara indonesia dan pendidikannya maka secara resmi presiden Ri dengan perantara surat keputusannya no 305 tahun 1959, tanggal 28 November 1959. Setiap tanggal 2 mei  diperingati menjadi hari pendidikan nasional.

Ya itulah secercah dari pencetus semboyan tut wuri handayani. Mudah-mudahan dengan membaca artikel yang sangat sangat ini bisa mengingatkan kita semua agar bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu. Serat bisa memberikan manfaat untuk semua masyarakat indonesia.

Cukup sekian yang bisa admin sampaikan kurang lebihnya mohon maaf dan terima kasih.

Leave a Reply