√ Pentingnya Pendidikan Karakter Untuk Kemajuan Bangsa Indonesia

Pendidikan Karakter adalah tindakan atau usaha manusia yang mendidik ditujukan kepada generasi selanjutnya. Usaha ini dilakukan secara sadar atau terencana guna mendidik dan memberdayakan peluang peserta didik untuk membangun karakternya.

Rencana semacam ini bisa klasifikasi menjadi beberapa kelas seperti untuk bangsa, anak sekolah dan anak usia dini. Kenapa kok di beda-bedakan? Hal ini supaya pembentukan karakter anak dari usia dini bisa baik secara lahir batin dan pengetahuannya.

Character Education memiliki hubungan sangat erat dengan pendidikan moral dengan tujuannya membentuk dan melatih kemampuan setiap individu secara berkelanjutan agar diri mereka bisa terarah kepada kehidupan yang lebih baik.

Pengertian Pendidikan Karakter

pengertian pendidikan karakter

Pendidikan karakter ialah suatu usaha yang diterapkan sistematis/terencana dalam pengembangan potensi peserta didik. Dalam Wikipedia menyatakan bahwa pendidikan merupakan pembelajaran pengetahuan atau keterampilan yang dilakukan sekelompok yang diturunkan ke generasi selanjutnya. Metode yang digunakan bisa melalui pengajaran, penelitian dan pelatihan.

Pembelajaran semacam ini sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, akan tetapi juga tidak menutup kemungkinan secara otodidak.

Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli

Namanya makna dan definisi memang tidak lepas dari pendidikan, banyak sekali definisi dan istilah yang digunakan maka dari itu memerlukan adanya pembahasan yang mendetail. Berikut ini merupakan beberapa contoh pengertian pendidikan karakter berdasarkan para ahli antara lain sebagai berikut :

Thomas Lickona

Berdasarkan Thomas Lickona bahwasanya pendidikan karakter ialah suatu usaha yang dilakukan secara sengaja buat membantu seseorang. Sehingga seseorang tersebut bisa memahami dengan cara memperhatikan dan melakukan nilai-nilai etika yang inti.

Suyanto

Menurut beliau pendidikan karakter merupakan cara berfikir dan berperilaku yang menjadi sebuah ciri khas setiap individu guna hidup dan kerjasama, baik secara lingkungan keluarga, masyarakat dan negara serta negara.

Baca Juga : √4+Contoh Teks Anekdot Nasehat & Tokoh Terbaru

Jhon W. Santrock

Character Education adalah pendidikan yang dilakukan dengan pendekatan secara langsung kepada peserta didik untuk menanamkan nilai moral dan memberikan pelajaran kepada peserta didik. Ilmu yang ditanamkan ialah pengetahuan moral dengan upaya mencegah perbuatan yang dilarang.

Kertajaya

Ciri khas yang dimiliki oleh suatu individu atau benda. Ciri khas ini adalah asli dan mengakar kepada kepribadian individu atau benda tersebut, serta seperti (mesin) yang mendorong bagaimana seseorang yang merespon, bersikap, berucap dan bertindak.

Tujuan Pendidikan Karakter

tujuan dari pendidikan karakter

Sejatinya tujuan utama dalam pendidikan karakter ialah membangun/menciptakan bangsa yang tangguh, masyarakat yang berakhlak mulia, toleransi, bermoral dan bergotong royong.

Supaya bisa mencapai keinginan tersebut maka peserta didik wajib ditanamkan nilai-nilai dasar pembentuk karakter yang berdasarkan sumber dari Agama, budaya dan pancasila. Dibawah ini merupakan contoh nilai-nilai pembentuk karakter :

  • Kejujuran
  • Kerja keras
  • Disiplin
  • Toleransi
  • Amanah
  • Mandiri
  • Cinta tanah air
  • Cinta damai
  • Religius
  • Bertanggung jawab
  • Peduli Dengan Lingkungan
  • Semangat Kebangsaan
  • Kreatif
  • dan Bersikap Demokratis

Pendidikan Karakter Anak

tujuan pendidikan karakter anak

Metode pendidikan semacam ini terbagi menjadi 3 yakni tingkatan Sekolah Dasar (SD/Mi), yang kedua tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTS) yang terakhir Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK/MA).

Sejatinya pembentukan karakter anak ialah dari usia 0-6 tahun, hal ini karena perkembangan otak sangat cepat kurang lebih 80%. Pada usia tersebut otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi, tidak memikirkan baik dan buruknya.

Itulah dimana masa perkembangan fisik, spiritual, mental akan mulai terbentuk. Karena demikianlah banyak yang menyebutnya dengan Golden Age atau masa-masa emas anak.

Cara membangun karakter anak dari usia dini?

Karakter anak akan terbentuk dengan adanya 3 hasil pemahaman hubungan yang pasti dialami semua manusia yaitu (Triangle Relationship)

  1. Hubungan diri sendiri (Intrapersonal)
  2. Terhadap Lingkungan Sosial (Social)
  3. Hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa (Spiritual)

Setiap hubungan 3 tersebut akan menghasilkan pemahaman dan makna yang akhirnya menjadi keyakinan anak. Jadi sudah kewajiban orang tua membangun karakter anak sejak dini karena bila fatal bisa berdampak kehidupannya ketika dewasa.

Cara Mendidik Anak Remaja sampai Dewasa?

Sedangkan pada tahap usia SMP/MTS anak mulai bergaul dengan banyak teman dan lingkungan yang luas, jadi sebisa mungkin anak tetap dalam pengawasan orang tua. Contoh mengenal teman wanita dan merasakan percintaan, jika tidak ada dasar pendidikan yang kuat bisa sangat menyeleweng dari yang diharapkan orang tua.

Untuk menjauhkan dari kenakalan remaja orang bisa memerintahkan anak seperti mengaji dan mengetahui betul pertemanan anak tersebut.

Nah jika sudah memasuki masa dewasa yakni SMA/SMK orang bisa menerapkan anak seperti kepekaan dan kesadaran terhadap di sekitarnya seperti mencuci baju sendiri, menjaga kebersihan, tolong menolong dan masih banyak lainnya.

Pendidikan Karakter di Sekolah

pendidikan karakter di sekolah

Untuk pendidikan di lingkungan sekolah ini sudah menjadi kewajiban semua guru, bagaimana sistem yang berjalan di indonesia?

Metode yang diterapkan biasa terbentuk dalam kelas, organisasi dan sosial masyarakat. Contoh kecil yang didalam kelas saja dengan di bentuk struktur seperti ketua kelas, sekretaris, bendahara, kebersihan dan masih banyak lainnya.

Sedangkan dalam organisasi sekolah biasanya ada beberapa kegiatan seperti pramuka, Osis, Tim volly, Sepakbola dan lain-lain. Jadi sebenarnya banyak sekali yang bisa dimanfaatkan setiap peserta didik, akan tetapi semua itu kembali pada dirinya sendiri.

Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia

Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia

Dalam tradisi pendidikan di Indonesia sudah hampir semuanya dengan metode modern. Mantan bapak presiden kita Soekarno telah menerapkan jiwa semangat pendidikan karakter yang menjadi pembentuk kepribadian dan identitas bangsa yang tujuannya menjadikan bangsa Indonesia itu menjadi bangsa yang lebih berkarakter.

Seiring dengan bergantinya tahun dan perkembangan berbagai teknologi akhirnya menambah kemajuan negara ini akan tetapi masih banyak SDM (Sumber Daya Manusia) yang kekurangan lapangan kerja. Dengan hal tersebut akan berdampak kriminalitas pada masyarakatnya.

Sudah seharusnya para generasi muda menciptakan lapangan kerja dan jangan bercita-cita sebagai karyawan saja. Karena jika masyarakat hanya mengandalkan dari pemerintah yang ada kuotanya terbatas.

Pendidikan Karakter dalam Islam

contoh Pendidikan Karakter dalam Islam

Sebagai negara yang mayoritasnya agama islam dan terbanyak didunia ini telah sejak zaman dahulu menerapkan sistem pembelajaran berbasis agama islam. Tolak ukur utamanya ialah nilai yang sumbernya agama.

Metode yang ditanamkan ialah kepribadian Nabi Muhammad SAW, kemudian seperti budaya lokal yang dipadukan sebagai kurikulum karakter anak didik. Seperti menciptakan akhlakul karimah, sopan santun dan beradab.

Baca Juga : √350+ Kata-kata Bijak Islam Motivasi & Nasihat Terbaru

Pendidikan seperti ini juga bisa ditemukan seperti pondok pesantren yang notabenya pembelajarannya kitab-kitab kuno/kuning dan sekolah madrasah. Lambat tahun pesantren melahirkan alumni yang tidak hanya mengetahui ilmu akhirat saja, tetapi juga masyarakat, sosial, dan teknologi.

Jadi sebagai orang tua jangan takut jika anaknya di masukan pesantren masa depannya akan tidak bagus. Sudah banyak kok buktinya malah para alumni pesantren yang sudah sukses baik secara materi dan ilmu agamanya.

Manfaat Pendidikan Karakter

Manfaat Pendidikan Karakter

Manfaat dari adanya pendidikan karakter ini ialah mengembangkan potensi dasar seorang anak supaya hatinya baik, perilaku yang baik serta pemikiran yang baik. Dengan adanya ini akan melahirkan generasi bangsa indonesia yang kuat baik secara perilaku dan pemahamannya.

Disisi lain pendidikan karakter meningkatkan peradaban manusia yang tidak hanya berlandasan pergaulan & kepentingan dunia akan tetapi juga memikirkan kehidupan yang selanjutnya. Orang tua bisa mengajarkan kepada anaknya dimulai lingkup keluarga dan sekolahnya. Jadi apa yang anda ajarkan akan menjadi sikap anak kepada anda di kemudian hari.

Demikianlah rangkaian pendidikan karakter yang bisa kami sampaikan, mohon maaf jika masih banyak kekurangan baik secara penulisan dan perkataan. Semoga dengan adanya ini menambah wawasan kita semua.

Kritik dan saran yang membangun sangat berarti bagi kami, sekian mohon maaf dan terimakasih.

Leave a Reply